Selamat datang di blog upi.edu khalifa visi islami, selamat membaca.

Tentang Mondrian OLAP Server

November 12th, 2009

Naah akhirnya, setelah lama blog ini tidak saya isi, sekarang adalah waktu yang tepat untuk melakukannya…

Logo Mondrian

Logo Mondrian

Sebelum menjelaskan bagaimana cara instalasi mondrian, alangkah baiknya jika kita mengetahui apa sebenarnya yang disebut mondrian ini, dan apa fungsinya, digunakan oleh siapa saja.

Baik, langsung saja.

Mondrian is an OLAP server written in Java. It enables you to interactively analyze very large datasets stored in SQL databases without writing SQL.

itu pesan singkat yang cukup menjelaskan langsung dari situs pentaho-mondrian, yang kurang lebih bisa diambil kesimpulan sederhana bahwa mondrian

  1. OLAP server yang dikembangkan dengan Java,
  2. dan memungkinkan kita untuk secara interaktif menganalisa dataset (sangat besar) yang disimpan di database SQL tanpa menulis SQL

untuk fakta no1, mungkin karena itulah mondrian open-source, juga mengingat Java sangat ekstensible. dan fakta no2, inilah fungsi dari mondrian itu, menganalisa secara interaktif data yang tersedia di database.

OLAP (Online Analytical Processing) Server, dari namanya bisa diambil terjemahan kasar memproses secara analisis dengan cara online. OK, memang agak sulit untuk dibayangkan, kecuali bagi para pakar yang sudah mengerti. Tidak seperti OLTP (Online Transaction Processing) yang biasa digunakan untuk operasi penambahan data, pengubahan dan pengapusan melalui query (pada kasus ini INSERT, UPDATE, DELETE), OLAP melibatkan data yang sangat banyak hanya untuk dibaca (read-only), kegunaannya untuk kepentingan analisis. baik, cukup dengan penjelasan singkat! kita lanjutkan saja dengan Mondrian.

Inilah kelebihan-kelebihan Mondrian

  • Performa tinggi, analisis secara interaktif untuk jumlah informasi banyak maupun sedikit
  • Eksplorasi data secara “dimensional”, contohnya analisa penjualan berdasarkan jenis produk, tempat, dan waktu.
    catatan: biasanya tabel biasa hanya dapat menampilkan 2 dimensi saja, dan untuk menambahkan dimensi diperlukan query yang lebih kompleks.
  • Menguraikan (memproses) bahasa MDX menjadi SQL untuk menghasilkan query dimensional
  • Query cepat menggunakan tabel aggregasi di RDBMS
  • Kalkulasi sakti (baca:tingkat lanjut) menggunakan ekspresi penghitungan bahasa MDX

baiklah, untuk lebih lengkap mengenai Mondrian ini akan saya lanjutkan pada blog-post berikutnya.

basisdata, komputer , , ,

Jejaring Sosial Bikin Orang Jadi Kurang Cerdas, ANTARA

September 30th, 2009

Beijing (ANTARA News) – Seorang ahli dalam masalah ingatan mengatakan, sebagian jejaring sosial dapat membuat orang jadi kurang cerdas, sementara yang lain dapat meningkatkan kemampuan orang untuk mengingat banyak hal, demikian laporan pers baru-baru ini.

Dr. Tracy Alloway, psikolog di Stirling University, mengatakan, beberapa jejaring, seperti Facebook, sesungguhnya mungkin meningkatkan daya kerja ingatan karena semua jejaring tersebut mengharuskan orang menyimpan banyak informasi di dalam kepala mereka.

Namun wanita ahli ilmu jiwa itu menyatakan fenomena seperti Twitter malah mungkin mengurangi kemampuan orang untuk mengingat banyak hal.

“Twitter dapat menimbulkan bahaya karena jejaring tersebut menghasilkan arus informasi setiap detik sementara orang tak memiliki peluang untuk memproses atau memanipulasi informasi itu,” kata Alloway seperti dikutip AFP.

Ia juga menyalahkan “tirani teknologi” yang telah mengurangi kebutuhan orang untuk mengingat banyak hal. Hubungan cepat pada telefon genggam berarti tak banyak perlu terikat komitmen untuk mengingat angka. Dan ia mengatakan menonton televisi juga meningkatkan resiko sindrom defisit perhatian.

Namun, ia mengatakan ada cara untuk meningkatkan kemampuan seseorang untuk mengingat informasi.

“Tak peduli apakah ibu anda meninggalkan sekolah pada usia 15 atau meraih PhD, itu adalah tingkat ladang permainan. Bukan hanya daya kerja ingatan memiliki dampak besar pada setiap aspek kehidupan pekerjaan kita tapi sekarang ada bukti yang menggairahkan bahwa kita dapat melatih dan meningkatnya,” kata Dr. Alloway, yang telah menemukan permainan on-line yang dapat meningkatkan daya kerja ingatan.

Dr. Alloway menyatakan itu mungkin membantu generasi muda mengembangkan ketrampilan daya kerja ingatan serta membantu memerangi hilangnya ingatan pada diri orang yang berusia lanjut. (*)

diambil dari situs http://www.antaranews.com/berita/1252472745/jejaring-sosial-bikin-orang-jadi-kurang-cerdas

kapita selekta, tugas

Peretas Facebook Ternyata Bohong, ANTARA

September 30th, 2009

Beijing (ANTARA News) – Satu jejaring yang menawarkan untuk meretas (hacking) data Facebook ternyata cuma “scam” (bohong). “Scam” tersebut merupakan berita elektronik di dalam Internet yang membohongi dan bersifat menipu, sehingga pengirimnya akan mendapat manfaat dan keuntungan tertentu.

Seperti dilaporkan Xinhuanet, laman web yang tampaknya berpusat di Ukraina itu menarik perhatian banyak orang dengan prospek menyediakan kata sandi bagi setiap rekening bernama dengan imbalan 100 dolar AS.

Namun, menurut Pandalabs, laman web itu hanyalah cara untuk menghasilkan uang melalui aksi pidana dunia maya. Luis Corrons, Direktur Teknik Pandalabs, mengatakan, “Tujuan sesungguhnya sistem tersebut mungkin meretas rekening Facebook sebagaimana mereka katakan, atau mengambil keuntungan dari mereka yang ingin mencoba layanan tersebut.

Dalam setiap kasus, laman Jejaring itu dirancang dengan sangat baik. Mudah untuk mengontrak layanan tersebut dan menjadi, baik korban penipuan online, atau kejahatan dunia maya, dan bersekongkol dalam pencurian identitas.” Pembayaran diminta dilakukan melalui Western Union.

“Ini semua adalah mengenai memperoleh uang dari pengguna. Dana pada akhirnya, saat pengguna ingin meretas satu rekening, ia takkan menelepon polisi,” kata Corrons.

Laman tersebut juga mungkin adalah sejenis serangan pengelabuan dan dirancang untuk mengeruk informasi pribadi serta perincian pembayaran, kata Pandalabs.(*)

diambil dari situs http://www.antaranews.com/berita/1253584350/peretas-facebook-ternyata-bohong

kapita selekta, tugas

Penjualan Komputer Tunjukkan Tanda Pemulihan, ANTARA

September 30th, 2009

Washington (ANTARA News/AFP) – Pasar komputer global menunjukkan tanda-tanda pemulihan, dengan perkiraan penjualan menurun hanya 2,0 persen tahun ini, jauh lebih baik daripada prediksi bulan Juni 6,0 persen, kelompok riset Gartner menyatakan Rabu.

Gartner mengatakan penjualan komputer pribadi di seluruh dunia berada di langkah untuk mencapai 285 juta unit tahun ini, turun dari 291 juta tahun lalu.

“Permintaan PC tampaknya berjalan jauh lebih kuat daripada yang kami perkirakan kembali Juni, terutama di Amerika Serikat dan China,” kata periset kelompok Gartner, George Shiffler.

“Pengiriman substansial PC mobile telah memperoleh kembali momentum, khususnya di pasar negara berkembang, dan penurunan pengiriman PC berbasis meja (desk-based PC) melambat,”

katanya. “Kami pikir pengiriman kemungkinan besar akan tumbuh lagi di kuartal keempat tahun 2009 dibandingkan dengan kuartal keempat tahun 2008.”

Penjualan diperkirakan tumbuh 12,6 persen pada tahun 2010.

Pada semester pertama tahun ini, penjualan PC turun 4,4 persen dan kata Gartner, tak mungkin mereka akan mencatat pertumbuhan untuk tahun ini, bahkan dengan rilis sistem operasi Microsoft Windows 7 pada 22 Oktber yang akan datang.

“Kami tidak memperkirakan peluncuran Windows 7 berpengaruh signifikan pada permintaan PC pada akhir tahun,” kata Shiffler. “Di terbaik, Windows 7 bisa menghasilkan kenaikan moderat di permintaan domestik dan mungkin beberapa permintaan ditambahkan antara usaha kecil.

“Kami tidak memperkirakan bisnis yang paling besar, institusi pemerintah dan pendidikan untuk mengekspresikan permintaan yang kuat untuk sistem operasi baru sampai akhir 2010,” katanya. (*)

diambil dari http://www.antaranews.com/berita/1253745507/penjualan-komputer-tunjukkan-tanda-pemulihan

kapita selekta, tugas

Mengenal Dojo Toolkit (part1)

September 30th, 2009

artikel ini diposting untuk memenuhi tugas perkuliahan kapita selekta.

Jadi, ini adalah sedikit referensi tentang Dojo Toolkit yang akan saya gunakan.
Disini saya hanya akan mencoba beberapa cara memanfaatkan Dojo

Dojo yang mana?
Dojo toolkit adalah javascript framework yang menyediakan library yang cukup banyak. Dibagi menjadi 3 bagian penting, yaitu Dojo core, base, Dijit, DojoX.
Dojo base adalah bagian library yang mengatur tentang hal dasar pada dojo, dan harus dipanggil setiap kali kita akan menggunakan Dojo toolkit, bisa dikatakan ini adalah library wajib. Fungsi yang terdapat di base ini adalah fungsi ajax, fungsi penting dojo, dan DOM.
Dojo core menyediakan fungsi untuk parsing widget, efek animasi tingkat lanjut, drag ‘n drop. I18n, history handling, dll. Core ini menggunakan dojo base, namun dalam penggunaannya, hanya terdapat sedikit perbedaan saja.
Dijit, sebuah kata singkat dari Dojo Widget, memokuskan (katadasar:fokus) pengembangannya untuk tampilan, menyimpan library untuk container(set layout), form, dialog, text editor, calendar, color palette, dll.
DojoX, disebut juga Dojo eXtension atau eXperimental, disimpan library fungsi yang belum pantas disimpan di paket utama base/core atau Dijit, namun tidak jarang juga library DojoX merupakan kombinasi penggunaan kedua library tersebut.
Jadi kira-kira begitulah Dojo yang akan kita kenal, namun itu tadi hanya sedikit penjelasan saja. Untuk mengenal dojo lebih lanjut, ada baiknya kita langsung ke bagian praktek: Initializing Dojo

Initializing Dojo…
Selamat datang di dunia Dojo, tempat dimana ajax, efek, dan DOM javascript tidak perlu dipelajari dengan susah payah. Bagaimanapun juga, sebelum digunakan kita harus mendapatkan Dojo toolkit terlebih dahulu. Untuk mendapatkannya, kita bisa ke http://downloads.dojotoolkit.org, ambil release terbaru (saat ini dibuat release sudah mencapai 1.3.1), amannya download release src, agar isinya lengkap dengan building tools, dan jangan lupa juga jika perlu download demo sample, juga docs-nya. Agar kita tidak perlu lagi mencari petunjuk di internet. :)
Instalasi
Sebenarnya kita tidak memerlukan webserver untuk menjalankan Dojo, namun pada beberapa kasus, webserver memang diperlukan. Jadi dapatkan paket webserver (xampp, lamp) dan install di sistem kita…
Setelah itu jangan lupa ekstrak dojo library yang tadi kita dapatkan di folder htdocs, agar nanti dapat digunakan dengan bebas…
Penempatan (Persetujuan)
Menempatkan dojo sebetulnya bisa dimanapun kehendak kita, namun hal ini menjadi penting pada saat pemanggilan file… Agar seragam, marilah kita simpan ini di htdocs\dojo, lalu kita akan memulai belajar di direktori htdocs\cobadojo.

Memulai Dojo
Untuk memulai dojo, saya menggunakan notepad++ dan google chrome, mengingat keduanya memiliki power dan tetap ringan :)
Untuk itu, coba untuk membuat file baru di direktori utama kita (htdocs\cobadojo) dengan nama dojo_pertama.html dengan isi file sebagai berikut.

<html>
<head>
<title>percobaan pertama dojo</title>
<link rel="stylesheet" type="text/css" href="../dojo/dojo/resources/dojo.css" />
<link rel="stylesheet" type="text/css" href="../dojo/dijit/themes/tundra/tundra.css" />
<script type="text/javascript">
var djConfig = {
parseOnLoad: true
};
</script>
<script type="text/javascript" src="../dojo/dojo/dojo.js"></script>
<script type="text/javascript" language="javascript">
dojo.require("dijit.form.Button");
</script>
</head>
<body class="tundra">
<div style="position:relative;top:10px;left:10px;width:80%;">
<button dojoType="dijit.form.Button" id="myButton">
Pencet saya!
<script type="dojo/method" event="onClick">
alert('button sudah ditekan!');
</script>
</button>
</div>
</body>
</html>

Semuanya sebenarnya hanyalah html biasa, perbedaannya akan saya jelaskan pada beberapa baris saja.
Baris 4-5 adalah baris import css yang akan digunakan, sebenarnya bisa lebih sederhana lagi.
Baris 6-10 adalah baris konfigurasi dojo, kita menggunakan variabel parseOnLoad: true (biasanya digunakan untuk memroses dijit)
Baris 11, baru kita memanggil file dojo yang sebenarnya. (path tentunya sudah disesuaikan dengan persetujuan awal penempatan)
Baris 12-14 menjelaskan bahwa pada kali ini kita membutuhkan library button yang asalnya dari dijit (dijit.form.Button)
Baris 16, menetapkan bahwa isi body menggunakan class tundra yang sudah di-import di css.
Baris 18-23 membuat button dijit dengan id myButton dan menampilkan kata “Pencet saya!” dengan script yang sudah ditentukan, yaitu menampilkan peringatan “button sudah dipencet!”

Mencoba Dialog
Tampilan seperti kotak dialog maupun tooltips tentunya berhubungan dengan tampilan, maka dari itu library ini adalah bagian dari Dijit. Untuk memanggil dialog ataupun tooltips, yang kita perlukan adalah beberapa tambahan pada script dojo_pertama.html. Ada baiknya kita gandakan file dojo_pertama.html menjadi dojo_dialog.html dengan isi sebagai berikut.

<html>
<head>
<title>percobaan dialog dojo</title>
<link rel="stylesheet" type="text/css" href="../dojo/dojo/resources/dojo.css" />
<link rel="stylesheet" type="text/css" href="../dojo/dijit/themes/tundra/tundra.css" />

<script type="text/javascript">
var djConfig = {
parseOnLoad: true
};
</script>
<script type="text/javascript" src="../dojo/dojo/dojo.js"></script>
<script type="text/javascript" language="javascript">
dojo.require("dojo.parser");
dojo.require("dijit.form.Button");
dojo.require("dijit.Dialog");
</script>
</head>
<body class="tundra">
<div style="position:relative;top:10px;left:10px;width:80%;">
<button dojoType="dijit.form.Button" id="myButton">
Pencet saya!
<script type="dojo/method" event="onClick">
dijit.byId("dialog1").show();
</script>
</button>
</div>
<div dojoType="dijit.Dialog" id="dialog1" title="hai"draggable="false">
ini isi dialog
</div>
</body>
</html>

Selamat mencoba

kapita selekta, tugas

Tips dan Trik, input string dan numerik dalam java: repost

September 30th, 2009

ini diambil dari blog khalifavi.wordpress.com.

Java merupakan salah satu pemrograman yang kini banyak diminati. Hal ini dikarenakan pada java terdapat ‘kemampuan’ lebih dari bahasa pemrograman biasa, yaitu multiplatform, kemampuan untuk berjalan di halaman web (sebagai applet), dan kemampuan-kemampuan lain yang dapat diandalkan.

Pada saat pertama kali mencoba Java, anda mungkin akan menemukan kesulitan dalam membuat perintah input yang dalam bahasa c anda tinggal menggunakan fungsi scanf() saja. Masalah ini banyak dibahas dalam beberapa sumber tutorial Java J, dan kini mari kita bahas ini dalam bahasa Indonesia.

Sebelumnya mari kita bandingkan program c berikut ini,

1:            #include <stdio.h>

2:            void main(){

3:               int a, b;

4:               printf("masukkan nilai a : "); scanf("%d", &a);

5:               printf("masukkan nilai b : "); scanf("%d", &b);

6:               printf("nilai %d + %d = %d", a, b, a+b);

7:            }


yang pada aplikasi Java dibuat menjadi…

1:            import java.io.*;

2:            public class main(){

3:               private static BufferedReader stdin = new BufferedReader(new InputStreamReader(System.in));

4:               public static void main(String[] args) throws IOException {

5:                  System.out.print("masukkan nilai a : ");

6:                  String input = stdin.readLine();

7:                  int a = Integer.parseInt(input);

8:                  System.out.print("masukkan nilai b : ");

9:                  input = stdin.readLine();

10:               int b = Integer.parseInt(input);

11:               System.out.println("nilai " + a + " + " + b + " = " + (a+b));

12:           }

13:         }

Penjelasan:

Pada baris 1, kita meng-import library dari input/output java.

Baris 3, kita membuat variabel stdin dengan tipe data BufferedReader yang digunakan untuk memasukkan inputan string ke dalam aplikasi.

Baris 4, kita membuat fungsi utama main, dengan melempar semua kesalahan ke IOException.

Baris 5, output teks / print ke layar.

Baris 6, membuat variabel input dengan meneruskan tipe data BufferedReader, InputStreamReader dan memasukkannya kedalam variabel tersebut.

Baris 7, mengonversi inputan string ke integer. (jadi di java sejauh ini tidak ada inputan integer secara langung, hanya dapat melalui string yang dikonversikan menjadi integer). Hasil konversinya dimasukkan kedalam variabel a.

Baris 9, karena sebelumnya sudah dideklarasikan, variabel input hanya tinggal dipanggil ulang.

Baris 10, sama dengan baris 7, namun nilai dimasukkan kedalam variabel b.

Baris 11, menampilkan hasil a + b = (a+b).

Kesimpulan:

Pada dasarnya pemrograman dalam Java hampir sama dengan C, namun pada penerapannya aplikasi java lebih-sulit-namun-lebih-menjanjikan (loh ko’ ga nyambung y?!).

Input pada aplikasi java hanya menerima inputan berupa string, dan apabila ingin menerima inputan integer, kita perlu mengonversikannya terlebih dahulu.

Tips:

Sebagai perbandingan, karena sejauh ini yang diketahui hanya input tipe data string, maka input tipe data char sebaiknya tidak digunakan. Kita tidak disarankan menggunakan operator pembanding ‘==’ dalam string, namun kita dapat menggunakan fungsi equals(), atau equalsIgnoreCase().

Contoh:

… // ada kode sebelumnya

String lagi = "y";

do{

// isi aplikasi

System.out.print("Mau lagi? ");

lagi = stdin.readLine();

// mau lagi??

} while ( lagi.equalsIgnoreCase("Y"));

… // ada kode setelahnya


Dapat digunakan sebagai solusi pembanding string dengan tanpa menggunakan operator pembanding ‘==’.

selamat mencoba…

kapita selekta, tugas

Shared Object di Flash, repost

September 30th, 2009

ini diambil dari blog khalifavi.wordpress.com.

Tadi saya baru buka help yang tersedia di Flash, khususnya bagian actionscript, ternyata selain dapat membuat animasi bergerak(secara langsung) lewat actionscript, kita juga bisa membuat semacam tempat penyimpanan (memori) untuk aplikasi Flash yang kita buat. Ya, ini cukup menjelaskan tentang aplikasi-aplikasi Flash seperti ‘metro diary’, si diary merah yang isinya dapat berubah sesuai user yang kita gunakan. Ternyata yang digunakan disini adalah objek ‘Shared Object’. Jadi disini akan dijelaskan sedikit tentang yang satu ini sekaligus dengan contoh sederhananya…

Ternyata, Flash ini punya banyak fitur juga ya,,

Ini potongan dari Help-nya

“The SharedObject class is used to read and store limited amounts of data on a user’s computer. Shared objects offer real-time data sharing between objects that are persistent on the user’s computer. Local shared objects are similar to browser cookies.”

Kurang lebih artinya: Class SharedObject digunakan untuk membaca dan menyimpan sejumlah data (terbatas) di komputer pengguna. Shared object memberikan pertukaran data antar objek secara real-time yang persisten(tetap) di komputer pengguna. Shared object lokal mirip dengan cookies pada browser.

Nah, dari artinya itu sekarang kita tahu bahwa data disimpan secara lokal di harddisk, secara teknis tempatnya di “c:\Documents and Settings\[nama_user] \Application Data\Macromedia\Flash Player\#SharedObjects\”(ini di windows xp, di windows nt mungkin serupa, tapi kalau di win9x saya belum coba)

Untuk mencobanya, ayo kita coba actionscript yang terdapat di help Flash 8 ini (ok, dengan sedikit modifikasi tentunya),

// deklarasi variabel

var items_array:Array = new Array(101, 346, 483);

var currentUserIsAdmin:Boolean = true;

var currentUserName:String = “khalifavi”;

// deklarasi objek

var my_so:SharedObject = SharedObject.getLocal(“tes_sharedobject”, “/”);

// inisialisasi data objek dengan nilai dari variabel

my_so.data.itemNumbers = items_array;

my_so.data.adminPrivileges = currentUserIsAdmin;

my_so.data.userName = currentUserName;

nah ini dia yang dimaksud dengan penyimpanan

, baris var adalah deklarasi dan inisialisasi variabel, disini dicoba beberapa jenis variabel yaitu array, boolean, dan string…

, baris var my_so,,, adalah deklarasi shared object, ini diperlukan(penting!!, mana bisa menggunakan kalau sebelumnya tidak dibuat terlebih dahulu)[1].

, baris selanjutnya ‘my_so.data.itemNumbers = items_array;’, adalah ekspresi memasukan nilai ke shared object secara permanen[2]

apabila kode tersebut dijalankan, maka akan terdapat satu file baru setelah movie tersebut di-save, di-run, dan file tersebut akan muncul setelah movie di-close[3]

note:

[1]fungsi getLocal memiliki sintaks getLocal(sharedobject[, path, secured]), {dimana sharedobject:String adalah nama file shared object yang akan kita buat, path:String adalah direktori penyimpanan sharedobject(secara relatif), dan secured:Boolean adalah status penggunaan pengiriman lewat HTTPS, yang ini sebenarnya opsional, kurang jelas??, lebih jelasnya ada di help Flash}

[2]maksudnya permanen disini adalah shared object akan tetap ada(ditulis ke file) meskipun setelah movie di-close. Bisa dibuat ‘semacam’ volatile dengan tidak menuliskan data(contoh: daripada menulis ‘my_so.data.itemNumbers = items_array;’, gunakan saja ‘my_so.itemNumbers = items_array;’) hal ini sangat berguna jika kita menginginkan sharedobject untuk ada hanya pada saat movie dijalankan [lihat ilustrasi di contoh]

[3]data bisa saja disimpan langsung(tanpa harus di-close) dengan menambahkan baris ‘my_so.flush()’ di akhir kode

disini saya sertakan juga file contoh (dalam format Flash 8)

isi dari contoh.zip:::

namaFile(tipe; penjelasan)

ref_so.html(HTML Document; file referensi beberapa fungsi yang berhubungan dengan sharedObject, ini dikutip dari Flash 8 Help)

gambar#.jpg(JPG Graphic; beberapa file gambar, merupakan penjelasan visual dari dokumen ref_so.html)

data.fla(Flash Document; fileFlash percobaan dalam menggunakan ‘data’ [non-volatile]/tidak menggunakan ‘data’[volatile])

flush.fla(Flash Document; file Flash percobaan menggunakan fungsi flush)

penjelasan.html(HTML Document; file yang menerangkan tentang isi contoh)

kapita selekta, tugas

Poin-poin Serangan Virus, repost

September 30th, 2009

ini diambil dari blog khalifavi.wordpress.com.

Hei Dataku!!!

Hmmm, mungkin itu yang kebanyakan orang katakan setelah terkena virus(di Windows)… OK, malah itu mungkin bukan virus, tetapi worm atau trojan. Pembahasan ini mungkin suatu saat menjadi kurang up-to-date, jadi silahkan ingatkan saya untuk terus memperbaharui artikel ini.

Sejak kemunculan brontok di depan publik, virus-virus (baca: worm) lain bermunculan dengan maksud serupa, tentunya membawa masing-masing misi, dimulai dari politik, iseng, balas dendam, jatuh cinta, bahkan putus cinta. Sudahlah, terserah mau disebut apa, yang pasti proses berjalannya virus tersebut tidak diketahui pengguna, mengganggu jalannya program lain, atau mungkin merusak dokumen kita. Saya juga kurang begitu paham maksud mereka, yang pasti para korban jelas merasa terganggu.

Untuk itu, saya akan coba membahas sedikit tentang ‘lubang’ yang (sering) dipakai untuk Malware menjaga eksistensi dirinya.

Direktori:C:\Documents and Settings\All Users\Start Menu\Programs\Startup\
direktori ini biasa digunakan untuk startup aplikasi sejalan dengan startup windows, file yang aktif bisa berupa executable(shortcut, *.pif, *.exe, *.com, *.bat, *.cmd, dan lain-lain), atau mungkin file dokumen(jika yang disimpan file *.txt, maka akan otomatis membuka dokumen tersebut di notepad)

Direktori:C:\Documents and Settings\Nama_User_Pengguna\Start Menu\Programs\Startup\
direktori ini berguna sama dengan yang diatas, tapi khusus untuk pengguna yang bersangkutan.

Registry:\HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\
disini terdapat daftar aplikasi yang dijalankan saat windows start-up (untuk semua pengguna)

Registry:\HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\
sama dengan pada local_machine, tapi yang ini hanya berlaku pada pengguna yang bersangkutan.

Registry:\HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon\ ::Shell(String)
ini digunakan untuk menampilkan custom interface (tampilan windows), yang isi default-nya adalah “explorer.exe”, tapi jika sudah ditambah dengan data yang lain, misalnya “explorer.exe apacoba.exe”, kemungkinan “apacoba.exe” adalah merupakan sebuah virus.., waspadalah!!. Ada aplikasi custom interface yang benar-benar menggantikan peran explorer, yaitu talisman, program ini mengubah semua tampilan di desktop anda. jadi jangan khawatir apabila setelah talisman anda uninstall, desktop anda menjadi kosong, anda tinggal menjalankan task manager(ctrl+alt+del//ctrl+shit+esc), dan jalankan regedit, dan perbaiki key tersebut kembali menjadi “explorer.exe”.

Services: Hey, yang ini agak sulit dibahas, biar saya simpan dulu..
sekarang, virus-virus mulai meng-infeksikan dirinya ke dalam services windows, dengan interval sekian dia berjalan secara otomatis dan akan muncul setelah kita hapus,,, tapi tenang, pembahasannya biar saya simpan untuk artikel berikutnya…

Lain-lain:
selain dari lubang-lubang diatas, biasanya virus menamakan dirinya mirip dengan services windows yang berjalan, misalnya svchost.exe, dan atau disimpan di direktori penting windows semacam “C:\windows” atau di “C:\program files”, jadi kita harus teliti

Catatan:
tadi sore saya membantu seorang teteh yang komputernya terserang trojan IRC *saya lupa namanya, tapi katanya mau balas dendam yang berhubungan dengan IRC trojan lain, kalau tidak salah IRCbot, apalah*, jadi teringat saat saya masih melakukan studi tentang virus(koleksi, remake!)

kapita selekta, tugas

Menggunakan Google Gears, repost

September 30th, 2009

ini diambil dari blog khalifavi.wordpress.com.

beberapa waktu lalu saya dapat saran dari seorang kawan, “paké google gears fah, biar koneksinya jadi cepet”, karena saya penasaran, langsung saja saya install aplikasi gratis dari google tersebut, selama ini memang google tidak pernah mengecewakan saya.

Google Gears adalah software dari google yang di-klaim dapat meningkatkan performa web application, khususnya yang menggunakan javascript *dikutip dari webnya*

namun setelah beberapa hari, ternyata saya sadari bahwa gears tidak mempercepat koneksi, khususnya ke wordpress saya, ya disini,, http://khalifavi.wordpress.com ,

saya teringat pada halaman dashboard admin wordpress, terdapat kata “Turbo” yang bisa kita gunakan untuk mengaktifkan google gears ini,, dan terbuktilah, setelah saya klik, muncul beberapa konfirmasi yang menyatakan bahwa gears ini tidak baik apabila digunakan di komputer umum, karena penasaran, saya lewati saja, Gunakan Gears!!

hingga tampil

konfirmasi menunggu file untuk disesuaikan, mungkin sedang mendownload file yang diperlukan...

konfirmasi menunggu file untuk disesuaikan, mungkin sedang mendownload file yang diperlukan...

setelah proses ini selesai, barulah terasa peningkatan performa pada wordpress…

Google Gears yang saya tahu dapat digunakan pada beberapa alamat web, diantaranya

1. WordPress

2. Apa lagi ya,, saya lupa, tapi saya pernah melihatnya di situs lain :D

kapita selekta, tugas

Menulis Blog Lewat Google Docs, repost

September 30th, 2009

ini diambil dari blog khalifavi.wordpress.com.

Terkadang saya menulis di blog secara langsung karena memang lebih praktis, namun hal ini menyebabkan data tulisan saya tidak tersimpan pada media apapun selain web. Hal ini juga menyebabkan dokumen sulit untuk diedit secara manual(maksudnya harus dengan masuk ke blog yang bersangkutan). Bagi yang sudah mengenal Google Docs , masalah seperti itu dapat diselesaikan dengan fitur ‘publish as web page’ yang terdapat pada menu Share.
Dimulai dari pertama mengakses google docs,

dengan pilihan untuk membuat dokumen baru, atau melakukan edit terhadap dokumen yang sudah ada (tentunya pilih file yang akan di posting)
lalu klik menu share dan pilih ‘Publish as web page…’,
dan kemudian kita akan dibawa ke halaman baru (Publish this document)
di tampilan ini kita mengubah setting dari blog yang kita gunakan, dalam kasus ini karena saya menggunakan layanan blog gratis dari wordpress.com, maka saya menggunakan Hosted provider > WordPress.com (yang lainpun bisa digunakan, bahkan server sendiri pun bisa digunakan)
setelah itu, jangan lupa isi username dan password dari blog kita.. dan klik ok jika sudah yakin…
setelah blog site settings diisi dengan benar, kita dapat meng-klik ‘Post to blog’, dan muncul konfirmasi.. ok

setelah konfirmasi selesai, dan google docs mengirim dokumen tersebut ke blog kita, artinya blog sudah terkirim.. dan

–untuk post ulang (re-post) atau menghapus post tersebut juga bisa dilakukan di google docs..
selamat mencoba…

kapita selekta, tugas